Kecelakaan Bus Wisata SD Banjarwaru 03

PURWOREJO, SATELITPOST-Satu bus yang membawa rombongan murid SD terguling di ruas Jalan Daendels wilayah Desa Wonosari, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Jumat (24/11) setelah bertabrakan dengan satu truk. Bus pariwisata tersebut membawa murid SD Banjarwaru 03 Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap.
Dari insiden tersebut, kernet truk, Sigit Marwanto, warga Sukorini, Manisrenggo, Klaten, meninggal dunia di lokasi kejadian karena terlempar saat tubrukan. Sedangkan sopir bus, Wildan (28) dan sopir truk, Dwi Hartanta (21) luka ringan. Wildan adalah warga Bumiayu, Brebes. Sedangkan Dwi Hartanta warga warga Randusari, Prambanan, Klaten. Sementara, puluhan penumpang bus dilarikan ke rumah sakit.
Dikutip Tribun Jogja, peristiwa terjadi sekitar pukul 08.41 WIB. Kejadian bermula ketika truk bernomor polisi B 9787 KDC yang dikemudikan Dwi Hartanto melaju dari arah Yogyakarta menuju Kebumen tiba-tiba oleng dan masuk lajur kanan.
Dari arah berlawanan melaju bus Efisiensi AA-1492-ED pengangkut rombongan wisata SDN 3 Banjarwaru, Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Kedua kendaraan itu akhirnya saling bertubrukan di bagian sudut kanan dengan keras.
Truk terguling di parit sawah pinggir jalan sedangkan bus terguling melintang di tengah jalan. “Mungkin karena tidak mengenakan safety belt, kernet truk terlempar keluar akibat benturan itu dan tewas di lokasi kejadian,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Purworejo, AKP Himawan Aji.
Sopir kedua kendaraan itu mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Rizki Amalia Temon. Demikian pula dengan puluhan penumpang bus yang terdiri dari para pelajar serta wali murid dan guru.
Informasi dihimpun, sebanyak 16 orang dilarikan ke RS Rizki Amalia Temon, 15 orang dilarikan ke RS Rizki Amalia Lendah, empat orang di RSUD Wates, dan 12 orang di Puskesmas Ngombol.
Di RS Rizki Amalia Temon, kebanyakan penumpang mengalami luka bentur maupun luka gores terkena pecahan kaca. Dari sekian banyak korban, hanya empat orang saja yang mengalami luka berat seperti patah tulang yakni sopir truk dan tiga penumpang bus.
“Penyebab kejadian belum bisa dipastikan namun dugaan awal karena truk mengalami selip. Apalagi, bidang jalannya lurus dan sedang turun hujan lebat,” kata Himawan.
Pihaknya sudah terjun ke tempat kejadian untuk mengondisikan keadaan. Badan bus yang melintang di tengah jalan berhasil dibalikkan kembali sekitar pukul 13.00 setelah mobil derek didatangkan. Kedua kendaraan sudah diamankan di Polres Purworejo.
“Kami akan pastikan lagi penyebabnya setelah sopir truk bisa dimintai keterangan. Saat ini masih dirawat di rumah sakit dan belum bisa dimintai keterangan,” kata Himawan. (kholil_rokhman@yahoo.com)
Bus Bawa 41 Penumpang
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Warsono belum mengetahui secara persis kronologis kejadian kecelakaan  yang menimpa rombongan dari Sekolah Dasar Banjarwaru 03 Kecamatan Nusawungu. Meskipun tidak ada korban jiwa dari siswa, namun untuk mengetahui secara persisnya, dia juga melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian.
“Saya sedang di jalan menuju ke Ngombol lalu ke Wates, untuk mengecek kecelakaan yang terjadi pada siswa-siswi SD Banjarwaru. Jadi belum mengetahui kronologisnya secara pasti,” ujarnya, Jumat (24/11) sore kemarin.
Namun dia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima olehnya, siswa-siswi SD Banjarwaru 03 Nusawungu ini akan melakukan rekreasi edukatif ke Yogyakarta. Ada dua bus yang diberangkatkan, karena selain para siswa, orangtua, wali murid juga turut serta dalam rekreasi edukatif ini.
“Mereka akan melakukan rekreasi edukatif ke Yogyakarta, selain refreshing sekaligus untuk pendidikan. Untuk kelasnya saya belum tahu,” katanya.
Pada saat perjalanan, satu bus efisiensi dengan nomor polisi AA 1492 ED yang ditumpangi sebanyak 41 orang siswa dan orangtua serta guru ini mengalami kecelakaan di Jalan Deandles Desa Wonosari kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo. Akibatnya, ada beberapa siswa dan orang tua yang mengalami luka-luka.
“Informasi sementara dari 41 (penumpang) itu yang luka agak parah satu orang, tangannya patah tulang dibawa ke Siaga Medika Purwokerto, selebihnya dirawat di dua tempat di Puskesmas Ngombol tinggal 3 orang, dua orang tua wali murid dan satu siswa, dan satu lagi (dirawat) ada di Wates,” ujarnya.
Selebihnya mengalami luka ringan, dan kata dia sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Sama seperti satu bus lainnya yang tidak mengalami kecelakaan, juga dipulangkan karena keadaan tersebut.
Berdasarkan informasi, terjadi kecelakaan bus yang membawa rombongan siswa SD Banjarwaru Nusawungu dengan truk bernomor polisi B 9787 KDC, Jumat kemarin. Kecelakaan tersebut mengakibatkan bus yang ditumpangi oleh para siswa dan orangtua ini terguling. Sedangkan truk mengalami ringsek pada bagian depan. Satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. (ale)

0 komentar: