BKN Peduli terhadap Akurasi Data Kepegawaian

Jakarta-Humas BKN, Salah satu concern (kepedulian) Badan Kepegawaian Negara (BKN) adalah menyuguhkan data kepegawaian yang akurat. Hal ini mengingat data kepegawaian yang tepat merupakan dasar pengambilan keputusan penting oleh berbagai stakeholders (pemangku kepentingan) terkait. Arahan ini ditegaskan Kepala BKN Eko Sutrisno saat Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum) PNS dengan BKN tentang Pemutakhiran Database PNS secara Berkelanjutan, di Ruang Prambanan Kementerian Perumahan Rakyat Jakarta, Selasa (24/3). Ikut hadir dalam event ini Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Deputi Bangpeg Djoko Sutrisno, Deputi INKA Yulina Setiawati NN, dan para pejabat lainnya.
Kepala BKN Eko Sutrisno memberi arahan dalam Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Bapertarum PNS dengan BKN
Eko Sutrisno pun menandaskan bahwa BKN terus melakukan updating(pembaruan) sebagai salah satu upaya menjaga akurasi data kepegawaian. Melalui kerja sama Bapertarum PNS dengan BKN ini diharapkan terbangun sinergi pelayanan kepada PNS terkait Taperum-PNS dengan database yang lebih baik.
Ditegaskan pula bahwa penggunaan Teknologi Informasi yang canggih sudah menjadi kebutuhan dan tuntutan zaman. Namun, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan dan tidak ada gangguan jika terjadi kerusakan (error) terhadap sistem TI yang ada. “Jadi, tidak perlu ketergantungan yang berlebihan terhadap sistem TI”terangnya.
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama oleh Kepala BKN Eko Sutrisno (kanan) dan Ketua Harian Bapertarum PNS Djan Faridz
Pada kesempatan yang sama, Djan Faridz yang juga menjabat Ketua Harian Bapertarum-PNS, mengutarakan apresiasinya terhadap akurasi data kepegawaian yang disajikan BKN, baik untuk PNS yang aktif atau pun yang telah mencapai Batas Usia Pensiun (BUP). “Hal ini memudahkan Bapertarum dalam menjalankan business process (proses bisnis) secara efisien dan efektif”ucapnya. Menurutnya, PNS perlu mendapat informasi yang jelas tentang berbagai syarat untuk mendapatkan rumah melalui Bapertarum. “Dengan demikian, keberadaan Bapertarum akan lebih meningkat manfaatnya bagi PNS aktif atau pun yang sudah purnatugas,”pungkasnya. (aman)

0 komentar: